Sunday, March 11, 2012

Cerita Sex Memek: Ku Nikmati Ngentot Dengan Teman Suamiku

   Cerita sex memek: ku nikmati ngentot dengan teman suamiku ini melanjutkan kisah sebelumnya cerita sex dewasa ngentot: diperkosa teman suami. Dimana dalam kisah sebelumnya Lela yang tak lain adalah istri dari Budiman, sang suami yang ‘longgar’ mengwasi kegiatan temannya dirumahnya sedikit merasa menikmati perkosaan teman suaminya yang akhirnya menjadi ajang perselingkuhan dalam satu rumah. Pesan admin cerita dewasa, ada baiknya buat agan yang belum menikmati kisah cerita sex ini untuk membaca dulu cerita ngentot sebelumnya. Selamat menikmati Cerita sex memek: ku nikmati ngentot dengan teman suamiku!


***
Setelah Budiman pulang herannya aku tidak menceritakan kejadian
malam lalu dan pagi tadi, aku berharap Budiman dapat memberikan kepuasan padaku. Dengan hanya menggenakan kimono dengan tali depan aku dekati Budiman yang masih asik di depan komputernya di dalam kamar, lalu aku buka tali kimonoku dan kugesekan Payudara ku yang besar itu ke kepalanya dari belakang, berharap da berbalik dan menyerangku. Ternyta yang kudapatkan adalah bentakannya “Lela..apakah kamu tak bisa melihat kalau aku sedang sibuk? Jangan kau ganggu aku dulu..ini untuk masa depan kita” teriaknya keras. Aku yakin Adika juga mendengar teriakannya. Aku terkejut dan menangis, lalu aku keluar kamar dengan membanting pintu, lalu aku pergi ke pinggir kolam dan duduk di sana merenung dan menahan nafsu. Dari kolam aku bisa melihat bayangan di Budiman di depan komputer dan lampu di kamar Adika. Tampak samar-samar Adika keluar dari kamar mandi tanpa sehelai benangpun menutupi tubuhnya. Karena di luar gelap tak mungkin dia melihatku. Tanpa sadar aku mendekat ke jendelanya dan memperhatikan Adika mengeringkan tubuh.


Gila kekar sekali tubuhnya dan yang menarik perhatianku adalah Kontol nya yang besar dan tegang mengangguk- angguk bergoyang sekanan memanggilku. Aku malu sekali mengagumi dan mengaharapkan kembali penis itu masuk ke dalam Memek ku yang memang masih haus. Perlahan aku membelai-belai Memek ku hingga terasa basah, akhirnya aku memutuskan untuk memintanya pada Adika, dengan hati yang berdebar kencang dan nafsu yang sudah menutupi kesadaran, aku nekat masuk ke dalam kamar Adika dan langsung mengunci pintu dari dalam. Adika sangat terkejut “Lela..apa yang kamu lakukan?”, aku hanya menempelkan telunjuk di bibirku dan memberi isyarat agar tidak bersuara karena Budiman ada di kamar seberang. Langsung aku membuka pakaian tidurku dan terpampanglah tubuh putih mulusku tanpa sehelai benagpun di hadapannya, Adika hanya terperangah dan menatap kagum pada tubuhku. Adika tersenyum sambil memperlihatkan Kontol nya yang semakin membesar dan tampak berotot.


Dengan segera aku langsung berlutut di hadapannya dan mengulum Kontol nya, Adika yang masih terkejut dengan kejadian ini hanya mendesah perlahan merasakan Kontol nya aku kulum dan hisap dengan nafsuku yang sudah memuncak. Sambil mulutku tetap di dalam Kontol nya aku perlahan naik ke atas tempat tidur dan menempatkan Memek ku di mulut Adika yang sudah terbaring, dia mengerti maksudku dan langsung saja lidahnya melahap Memek ku yang sudah sangat basah, cukup lama kami dalam posisi itu, terinat akan Budiman yang bisa saja tiba- tiba datang aku langsung mengambil inisiatif untuk merubah posisi dan perlahan duduk di atas Kontol nya yang sudah mengacung tegang dan besar panjang. Perlahan aku arahkan dan masukan ke dalam lubang Memek ku, rasanya berbeda dengan saat aku diperkosanya, perlahan tapi pasti aku merasaskan suatu sensasi yang amat besar sampai akhirnya keseluruhan batang penis Adika masuk ke dalam Memek ku “Ahh..sssfff..Braaam!” erangku perlahan menahan suara gairahku agar tidak terdengar, aku merasakan seluruh Kontol nya memenuhi Memek ku dan menyentuh rahimku....


sumber : unknown

Baca Juga :